Lonely Planet

1. Konflik yang terjadi pada Lonely Planet terletak pada lamanya waktu penerbitan yang membutuhkan waktu kurang lebih delapan bulan. Sehingga pada saat diterbitkan informasi yang disediakan seperti informasi hotel, valuta asing, tempat restaurant manjadi tidak update. Dan ini menyebabkan Lonely Planet akan kehilangan revenue yang cukup significant. Solusi yang dapat diberikan untuk mengurangi kehilangan pendapatan tersebut adalah sebaiknya Lonely Planet menggunakan pendekatan web catalog revenue models dengan membuat buku versi digital atau biasa disebut dengan e-book yang dapat di download, sehingga konsumen dapat membeli dan menikmatinya tanpa harus ketinggalan informasi karena lamanya penerbitan buku secara manual. Dengan cara ini Lonely Planet dapat mengurangi biaya untuk percetakan buku dan menjadi lebih efisien dan efektif, dan harga yang ditawarkan ke konsumen pun menjadi lebih murah.

2. Produk baru yang diperkenalkan Lonely Planet dengan menggunakan manfaat teknologi internet yaitu dengan membuat aplikasi Lonely Planet pendukung Travel Guide. Aplikasi ini bisa berupa mobile travelling, dimana dengan aplikasi ini konsumen/travellers bisa mendapatkan informasi seputar travelling secara real-time seperti info mengenai kurs mata uang asing, paket promosi yang ditawarkan, dan lainnya. Masalah yang dapat timbul dari aplikasi yang diperkenalkan adalah Pertama, aplikasi tersebut harus bisa mensupport penggunaan gadget sebagai medianya, nyatanya belum tentu aplikasi tersebut compatible dengan Operating System (OS) nya seperti aplikasi tersebut dapat dijalankan di system windows tetapi belum tentu bisa running pada system Mac. Kedua, keterbatasan bandwith apabila content dari website terlalu banyak maka akan menyebabkan koneksi untuk me-eksplore fitur-fitur yang tersedia menjadi lambat.

3. Apabila akses internet menjadi kendala bagi para pelanggan, maka produk yang cocok untuk menambahkan pendapatan Lonely Planet yaitu dengan mengembagkan digital travel guides yang berupa file mdalam bentuk pdf atau biasa disebut dengan istilah e-book. Pelanggan dapat membeli file ini melalui website Lonely Planet dan kemudian mengunduh file tersebut. Sehingga tidak dibutuhkan lagi koneksi internet dan informasi yang diberikan pada para pelanggan atau pelancong cukup up-to-date.

This entry was posted in Task E- Business. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s