Kelebihan dan Kekurangan dari GPRS, 3G, Wi-Fi, ADSL, dan Cable Connection

GPRS
General Packet Radio Service (GPRS) adalah suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat dibandingkan dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau CSD. Penggabungan layanan telepon seluler dengan GPRS menghasilkan generasi baru yang disebut 2.5G. Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), Wireless Application Protocol (WAP), dan World Wide Web (WWW).
Kelebihan:
● Teknologi Jaringan GPRS mempunyai kecepatan yang mampu mencapai hingga 171,2 kbps.
● GPRS sendiri menggunakan sistem yang selalu terhubung. Sistem tersebut berupa:
• Gateway GPRS Support Node (GGSN)
Gerbang penghubung jaringan GPRS ke jaringan internet. Fungsi dari komponen ini adalah sebagai
interface ke Public Data Network (PDN), information routing, network screening, user screening,
and address mapping.
• Serving GPRS Support Node (SGSN)
Gerbang penghubung jaringan BSS/BTS ke jaringan GPRS. Komponen ini berfungsi untuk
mengantarkan paket data ke MS, update pelanggan ke HLR, registrasi pelanggan baru.
• Packet Control Unit (PCU)
Komponen di level BSS yang menghubungkan terminal ke jaringan GPRS.
Kekurangan:
● Adanya keterbatasan kemampuan dari gadget itu sendiri untuk jaringan GPRS
● Pada kenyataannya, ternyata kecepatan GPRS tidak sesuai dengan yang sering diberitakan. Rata-rata
kecepatan yang didapat dibawah 170 Kbps.

3G
3G adalah evolusi dari teknologi GPRS yang mampu menyediakan high speed data service (384 kbps – 2Mbps). Dengan teknologi 3G maka service telephon, video, internet, TV multi media dan lain sebagainya dapat dinikmati dengan mudah.
Kelebihan:
● Perkembangan teknologi high speed data service seperti 3G ini sangat menguntungkan baik untuk dunia
bisnis, pemerintahan maupun perorangan. Karena semakin baru teknologinya maka data yang dikirimkan
akan menjadi lebih singkat.
● Jenis data yang dapat dikirimkan dengan koneksi 3G ini menjadi lebih beragam. Tidak hanya huruf dan angka, tetapi juga gambar diam, gambar bergerak, dan suara.
Kekurangan:
● Membutuhkan investasi yang tidak sedikit untuk membagun jaringan 3G ini di berbagai tempat.
● Masih perlu diperhatikan aspek keamanan dan aspek etika di dalam penggunaan teknologi yang baru.
Karena dengan semakin maju teknologi yang diberikan, maka akan semakin rentan terhadap
penyalahgunaan teknologi dalam penggunaanya

Wi-Fi
Wireless Fidelity (Wi-Fi) adalah sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks- WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11.
Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses atau dikenal dengan hotspot terdekat.
Kelebihan:
● Wi-Fi dikembangkan tanpa kabel dan menggunakan gelombang radio dengan frekuensi 2,4 GHz. Selain itu
Wi-Fi dapat mengirim dan menerima kapasitas sampai 54Mbps.
● Wi-Fi menggunakan jalur akses jaringan / hot spot, dapat berkomunikasi ke semua komputer dan laptop.
Wireless klien: PCMACIA / PC Card, Gateway, server, modem, router dan proxy.
Kekurangan:
● Adanya kelemahan yang terletak pada konfigurasi dan jenis enkripsi. Kelemahan tersbut diakibatkan
karena terlalu mudahnya membangun sebuah jaringan wireless.
● Wired Equivalent Privacy (WEP) yang menjadi standart keamanan wireless sebelumnya dapat dengan
mudah dipecahkan dengan berbagai tools yang tersedia gratis di internet.

ADSL
Asymmetric Digital Subscriber Line (ADSL) adalah salah satu bentuk dari teknologi Digital Subscriber Line (DSL). Ciri khas ADSL adalah sifatnya yang asimetrik, yaitu bahwa data ditransferkan dalam kecepatan yang berbeda dari satu sisi ke sisi yang lain. Teknologi ini mempunyai kecepatan data yang berbeda untu kirim (uplink) dan terima (downlink) Untuk uplink bisa mencapai 8 Mbps sementara untuk downlink bisa mencapai 1 Mbps dengan jarak kabel maksimum samapi dengan 5,5 km.
Kelebihan:
● Kecepatannya yang tertinggi dengan jarak yang memadai dan bisa mendukung layanan komunikasi suara.
● Layanan komunikasi data dan suara diberikan melalui dua kanal yang terpisah , tetapi tetap satu kabel yang sama.
Kekurangan:
● Kecepatan dalam pengiriman data sangat berpengaruh pada jarak. Semakin jauh jarak antara modem dengan PC, atau saluran telepon kita dengan gardu telepon, maka semakin lambat pula kecepatan untuk mengakses internetnya.
● Penggunaan fiber optic pada saluran telepon digital yang dipakai saat ini. Di mana penggunaan fiber
optic ini tidak sesuai dengan sistem ADSL yang masih menggunakan saluran analog yaitu kabel tembaga,
sehingga akan sulit dalam pengiriman sinyal melalui fiber optic.
● Adanya load coils yang dipakai untuk memberikan layanan telepon ke daerah-daerah. Sementara load
coils sendiri adalah peralatan induksi yang menggeser frekuensi pembawa ke atas. Sayangnya load coils
menggeser frekuensi suara ke frekuensi yang biasa digunakan DSL, sehingga mengakibatkan terjadinya
interferensi dan ketidak cocokkan jalur untuk ADSL.

DCC
Direct Cable Connection (DCC) adalah adalah fitur dari Microsoft Windows yang memungkinkan komputer untuk mentransfer dan berbagi file atau printer terhubung dengan komputer lain. Melalui koneksi baik menggunakan port serial, port paralel atau port inframerah setiap komputer. Hal ini sangat cocok untuk komputer yang tidak memiliki ethernet terinstal. Kabel koneksi ini berupa kabel Unshielded Twisted Pair (UTP), Kabel UTP terdiri dari empat pasang warna konduktor tembaga yang setiap pasangnya berpilin. Pembungkus kabel memproteksi dan menyediakan jalur bagi tiap pasang kawat. Kabel UTP terhubung ke perangkat melalui konektor modular 8 pin yang disebut konektor RJ-45. Semua protokol LAN dapat beroperasi melalui kabel UTP. Kebanyakan perangkat LAN dilengkapi dengan RJ-45. Secara singkat kabel UTP adalah murah dan mudah dipasang, dan bisa bekerja untuk jaringan skala kecil.
Kelebihan:
● Memiliki harga yang relatif murah diantara kabel jaringan lainnya.
● Mudah dalam membangun instalasinya.
Kekurangan:
● Jarak jangkau terbatas dan kecepatan transmisi terbatas
● Mudah terpengaruh noise (gangguan)

Nah semoga informasi yang saya berikan ini dapat membantu anda untuk memilih jenis koneksi apa yang akan anda pertimbangkan dengan melihat kelebihan dan kekurangan dari masing-masing teknologi..

This entry was posted in Task E- Business. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s